Cara Membedakan Semua Jenis Murai Jantan dan Betina - Jenis burung kicauan yang saat ini
namanya sudah tak asing lagi bagi semua penghobi unggas gacoran ialah
murai batu. Selain memiliki suara merdu dengan aneka ragam variasi gacor,
burung ini juga mempunyai postur tubuh yang tegas. Tak hanya itu saja, burung
berekor panjang ini memiliki kombinasi warna yang bulu menarik yaitu
hitam mengkilap dan orange yang tajam. Unggas dengan suara yang variatif ini
mampu menjadi maskot perlombaan gantangan. Hal ini bisa dilihat bahwa burung
“premium” tersebut menjadi kelas lomba yang paling ditunggu. Dengan kenyataan
tersebut, tak dapat diherankan jika harga semua jenis murai batu bisa dibandrol
dengan nilai yang cukup tinggi. (Baca: Harga Murai Batu)
![]() |
Cara Membedakan Murai Jantan dan Betina |
Bersamaan
dengan meningkatnya popularitas murai batu di kalangan kicau mania,
banyak dari penghobi burung yang masih belum tahu cara untuk membedakan jenis
kelaminnya. Sebenarnya ada banyak metode yang bisa kita lakukan untuk
membandingkan ciri antara kelamin murai batu. Salah satu cara yang bisa
kita lakukan untuk mengetahui jenis kelamin burung tersebut adalah dengan
mengamati suara dari ciri. Apabila suara murai batu terdengar lebih keras
dan merdu, maka bisa diyakini burung tersebut berkelamin jantan. Sedangkan
untuk murai batu betina, suaranya akan terdengar lebih pelan dengan sedikit
variasi dan tidak terlalu merdu seperti suara si pejantan. (Simak: Suara
Murai Batu)
Dalam membedakan
murai batu jantan dan betina melalui suara memang harus dibutuhkan pengalaman
dan ketelitian yang ekstra. Cara ini memang sudah banyak dibuktikan oleh
beberapa penangkar murai yang sudah berpengalaman. Akan tetapi untuk penghobi
kicau yang masih pemula, pastinya akan mengalami kesulitan ketika mencoba
dengan cara tersebut. Bagi kicau mania yang masih bingung
saat menentukan jenis kelamin melalui suara kicauanya, maka anda bisa
menggunakan metode lain yang tentunya lebih mudah. Metode lain yang bisa kita
lakukan untuk mengetahui kelamin murai adalah dengan perbandingan
pada ciri fisik burung tersebut. Untuk lebih lengkapnya lagi, ada baiknya
anda menyimak ringkasan dibawah ini.
Ciri
Murai Batu Jantan Dewasa
- Tubuh berukuran lebih besar
- Warna hitam pada bulu lebih pekat dan mengkilap
- Bulu coklat di dada terlihat lebih gelap
- Ekor lebih panjang dengan bulu yang tebal
- Ukuran kepala lebih besar
- Posisi mata terlihat menonjol keluar
- Paruh lebih panjang dan tebal
- Kakinya tebal, panjang dan kokoh
- Pubis atau Supit urang akan terasa lebih kaku jika diraba
- Suara kicaunya lebih keras dan variatif.
Ciri
Murai Batu Betina Dewasa
- Ukuran tubuhnya lebih kecil
- Bulu yang berwarna hitam terlihat kusam atau keabu-abuan dan tidak mengkilap
- Bulu di bagian dada berwarna coklat muda
- Warna bulu putih yang terdapat di bagian punggung terlihat lebih kecil / menyempit
- Ekor relatif lebih kecil dan pendek
- Ukuran kepala lebih kecil
- Posisi mata tidak terlalu menonjol keluar dibanding jantan
- Secara umum paruhnya lebih kecil dan pendek
- Ukuran kaki lebih pendek dan kecil dengan tulang yang tipis
- Pubis atau supit udang akan terasa lunak dan renggang jika diraba
- Cenderung Berkicau dengan suara lebih pelan dan monoton.
Ciri
Murai Jantan Bakalan
- Bodi tubuh terlihat lebih gemuk daripada betina
- Paruhnya lebih panjang dan tebal
- Kepala relatif lebih besar
- Jemari kakinya lebih panjang kulit yang agak kasar
- Saat berkicau terdapat jeda akan tetapi nadanya selalu berbeda.
Ciri
Murai Betina Bakalan
- Bodi tubuhnya ramping dan lebih kecil
- Paruhnya bengkok / melengkung dan agak tipis
- Ukuran kepala cenderung lebih kecil
- Kulit kaki lebih halus dan jemarinya cenderung pendek
- Suara kicaunya rapat tanpa jeda namun selalu dengan nada yang sama.
Ciri
Murai Batu Jantan Trotolan
- Kepal besar dan berbentuk persegi
- Posisi mata terlihat sedikit menonjol keluar
- Paruh relatif lebar
- Bodi tubuh lebih besar dan panjang
- Terdapat bintik-bintik berwarna coklat di bagian bulu sayap dan dada
- Saat mengeluarkan suara terdengar dengan nada yang rendah (nge-bass).
Ciri
Murai Batu Betina Trotolan
- Ukuran kepala cenderung kecil dengan bentuk bundar
- Mata tidak terlalu menonjol keluar dibandingkan jantan
- Paruh lebih tipis dan terlihat lebih lancip jika diamati dari atas kepala
- Tubuhnya kecil dan pendek
- Terdapat bulu tipis yang panjang berwarna coklat bercampur putih di bagian dadanya
- Suaranya terdengar dengan nada tinggi atau melengking (treble).
Setelah
menyimak beberapa ringkasan yang telah saya sajikan diatas, pastinya sekarang
anda sudah tahu bagaimana cara untuk membedakan jenis kelamin burung
murai batu antara jantan dan betina. Apabila benar-benar ingin membeli burung
ekor panjang ini, tidak ada salahnya mengajak seorang rekan yang sudah
pengalaman. Selain lebih valid dalam menentukan jantan dan betina, tentunya
orang yang sudah pengalaman juga akan tahu kualitas suara dari burung murai
yang diinginkan.
Source:perbedaan murai jantan dan betina, murai batu betina, cara membedakan murai jantan dan betina, murai betina, perbedaan murai batu jantan dan betina, ciri murai betina, membedakan murai jantan dan betina, ciri murai jantan, cara membedakan murai batu jantan dan betina, ciri ciri murai betina.
No comments:
Post a Comment