Burung
yang memiliki suara khas ngekek ini, ternyata juga mempunyai kebiasaan yang
kurang bagus, yaitu ngeruji. Namun kebiasaan tersebut, tidak semua lovebird
akan terus mengalaminya. Akan tetapi hal sedemikian, kebanyakan pasti melanda
pada burung yang masih bakalan atau bahkan merujuk kepada burung yang sudah
dewasa. Dan kalau ngeruji sampai terjadi pada si pengicau paruh bengkok ini,
otomatis ia pun akan cenderung sering berada di dekat jeruji sangkar. Terkadang
kerap menubrukkan badannya dan tak jarang pula bertengger atau berdiam diri
pada jeruji.
![]() |
Cara
Mengatasi Lovebird Ngeruji
|
Lovebird
yang mengalami kebiasaan ngeruji, tentu bukanlah masalah yang bisa di abaikan.
Pasalnya apabila dibiarkan maka hal tersebut lama-kelamaan akan menjadi sebuah
kebiasaan. Dan kalau burung sudah biasa menubrukkan dirinya dan bertengger
ataupun semacamnya yang dilakukan dekat pada jeruji sangkar, maka kebiasaan
kurang bagus ini akan sulit untuk dihilangkan. Oleh karena itu sebelum burung
jadi terbiasa, ada baiknya jika metode atau cara mengatasi lovebird ngeruji
lekas diterapkan supaya ia menjadi enggan untuk beraktivitas di dekat jeruji
sangkar.
Penyebab
lovebird ngeruji, bisa terjadi lantaran faktor tertentu. Akan tetapi penyebab
umum yang paling banyak diyakini oleh para kicau mania sehubungan dengan
terjadinya burung yang gemar ngeruji, adalah karena ia sedang over birahi.
Disamping itu, kalau penyebabnya sudah diketahui dengan jelas, yaitu karena
burung sedang over birahi, maka penanganannya bisa dengan beberapa metode.
Semisal dengan cara mengawinkan, menghentikan pemberian EF / Ekstra Fooding, dan
merubah pola atau posisi tangkringan. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai cara
mengatasi lovebird ngeruji sebagai berikut:
Mengawinkan
Mengatasi
lovebird yang ngeruji dengan cara mengawinkan dengan lawan jenisnya, bertujuan
agar biraharinya dapat tersalurkan, sehingga sangat memungkinkan kalau nantinya
akan menguragi tingtak birahi yang terlalu over. Proses pengawinan bisa
dilaksanakan ketika usia burung menginjak sekitar 8 bulan, begitupun
pasangannya. Pada usia tersebut, banyak diyakini bahwa lovebird telah mencapai
puncak dewasa, sehingga cukup memungkinkan untuk dijodohkan dengan lawan
jenisnya.
Ketika
mencari pasangan yang sesuai, dimana misalkan yang dicarikan pasangan lovebird
betina, maka pemilihan pasangan yang tepat yaitu dengan cara mempertemukan
betina dengan lawan jenisnya, yang mana telah dilepas pada kandang koloni yang
berisi beberapa jumlah burung jantan. Setelah kandang yang berisikan pejantan
telah disiapkan, lalu burung betina bisa dilepas dan dibiarkan untuk mencari
pasangan yang sesuai dengan keinginannya. Kalau ia sudah mendapatkan pasangan
yang sesuai, kemungkinan nantinya proses perkawinan akan berjalan lebih cepat.
Namun
apabila pasangan lovebird kurang cocok atau serasi, maka hal yang dikhawatirkan
adalah kalau proses perkawinan akan berlangsung lama. Terlepas dari itu, seusai
masa perkawinan secara umum tingkat birahi burung yang tadinya terlalu over
yang mana menjadi sebab dari lovebird ngeruji, akan mengalami penurunan.
Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas tadi, bahwa ngeruji kemungkinan besar
dapat dipicu karena tingkat birahi burung yang terlalu over tetapi tidak bisa
tersalurkan pada lawan jenisnya.
Menghentikan
Pemberian EF (Ekstra Fooding)
Karena
EF (Ekstra Fooding) atau pakan tambahan yang diberikan kepada loverbird seperti
kuaci dan kangkung, mengandung kadar protein yang cukup tinggi, maka sangat
memungkinkan kalau bisa mendongkrak peningkatan terhadap tingkat birahi burung.
Dan apabila terus diberikan dengan jumlah yang berlebihan, tidak menutup
kemungkinan bahwa nantinya bisa membuat burung lovebird jadi over birahi.
Sebagaimana yang telah dijelaskan seperti di atas tadi, bahwa over birahi juga
dapat memicu kebiasaan burung untuk jadi ngeruji.
Oleh
karena itu, supaya terhindar dari hal semacam itu, maka ada baiknya jika selalu
memperhatikan pola pemberian pakan lovebird, khususnya EF. Namun jika
burung sudah terlanjur mengalami over birahi, pakan yang bisa diberikan adalah
makanan utamanya yang mana tidak terlalu mengandung protein tinggi, yaitu milet
putih dan canary seed. Pemberian EF bisa dilakukan kembali seusai burung
terlepas dari kebiasaan ngeruji dan sudah terlihat nyaman bertengger pada
tangkringan yang disediakan seperti sedia kala.
Merubah
Pola atau Posisi Tangkringan
Selain
dengan mengawinkan dan menghentikan pemberian EF, mengatasi lovebird ngeruji
juga bisa dengan cara merubah pola atau posisi tangkringan. Semisal apabila di
dalam sangkar burung hanya terdapat satu tangkringan saja, maka kemungkinan
besar si pengicau pun akan sering mendekati dan bertengger pada jeruji sangkar.
Kalau hal itu sampai terjadi penanganannya adalah dengan menambah jumlah
tangkringan, yang mana asalkan lebih dari satu.
Menambah
jumlah tangringan yang lebih dari satu, bertujuan agar letak dari tangkringan
itu bisa diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan guna mencegah burung lovebird yang
ngeruji. Sedangkan untuk pemasangannya, yaitu ditempatkan secara berdampingan
dekat jeruji dengan posisi yang berhadapan atau lebih tepatnya menyilang. Untuk
jumlahnya, karena diatur menyilang maka harus lebih dari satu, bisa dua, tiga,
atau bahkan empat sekaligus.
Apabila
tangkringan sudah diatur sedemikian rupa, dimana berada di dekat jeruji,
niscaya burung yang tadinya gemar bertengger pada jeruji, sesekali akan mencoba
bertengger di atas tangkringan. Dengan begitu, lama-kelamaan burung pun akan
terbiasa bertengger pada tangkringan. Baik itu secara disengaja ataupun tidak,
tetapi tidak menutup kemungkinan kalau nantinya burung akan merasa lebih nyaman
saat berada di atas tangkringan dibandingkan dengan bertengger pada jeruji.
Source:POTO GAMBAR CUCAK HIJAU, ciri ciri love bird betina
No comments:
Post a Comment