Pakan
Murai Batu Agar Cepat Gacor - Selain cucak ijo, lovebird dan kenari, murai batu
juga tergolong sebagai salah satu pengicau kontes premium. Pasalnya disamping
memiliki perawakan dengan ekor panjang yang indah nan menawan, burung
bernama ilmiah Copsychus malabaricus ini ternyata juga mempunyai gacoran yang
lantang (ngeplong) dan cukup menjanjikan. Sehubungan dengan suara murai batu
yang mana banyak dibilang mumpuni, adapun beberapa variasi kicau yang mampu
dilantunkan olehnya antara lain ngalas, nembak, ngerol, ngekek dan sebagainya.
![]() |
Makanan Murai Batu Biar Gacor |
Untuk
memperoleh murai batu yang bersuara ngeplong dengan banyak variasi,
tentunya bukanlah perkara gampang. Bisa dibilang begitu sebab selain pola perawatan
murai batu dan setelan makanan murai batu gacor yang diberikan
setiap harinya juga menjadi kunci utama yang paling berpengaruh besar terhadap
keberhasilan. Apabila rawatan dan makanan murai harian sudah diberikan dengan
baik, benar, teratur, rutin, konsisten dan sesuai degan karakter burung,
niscaya hasil yang lebih memuaskan akan lekas diperoleh. Namun jika beberapa
hal tersebut kurang diperhatikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau
penampilan burung akan cenderung biasa-biasa saja.
Sehubungan
dengan pola perawatan, setelan dasar yang kerap diterapkan oleh para pencetak
murai batu juara, sebenarnya tidaklah beda jauh dengan rawatan harian yang
diberikan oleh kebanyakan kicau mania pada umumnya. Semisal dengan rutin
memandikan di pagi dan sore hari, kemudian dijemur, selalu menjaga kebersihan
kandang dan setelan tambahan lainnya seperti pemasteran misalnya. Sedangkan
untuk makanan murai batu sendiri, sesungguhnya juga tidak terlalu
neko-neko. Bisa begitu sebab beberapa asupan bernutrisi tinggi yang bisa
berikan antara lain EF seperti aneka serangga kecil, kroto, ulat, cacing tanah,
ikan kecil, dan pakan buatan berupa voer.
1. Jangkrik
Jangkrik
tergolong sebagai salah satu pakan murai batu yang paling utama sekaligus
merupakan pakan alami saat ia berada di alam bebas. Di dalam jangkrik terdapat
kandungan nutrisi yang sangat diperlukan oleh burung, termasuk protein. Itu
sebabnya agar burung lebih sehat dan gacor, maka ada baiknya jika selalu
memenuhi kebutuhan protein-nya dengan cara rutin memberikan jangkrik setiap
harinya.
Adapun
hal perlu diperhatikan ketika hendak memberikan pakan murai batu
serangga ini adalah dengan menyisihkan atau memotong bagian-bagian yang
sulit untuk dicerna oleh burung. Dan beberapa bagian yang sebaiknya dipotong
lebih dulu ialah kepala, kaki dan bulu atau sayap jangkrik. Selain keras
sehingga sulit untuk dicerna, bagian tersebut juga berisiko melukai tenggorokan
burung jika tetap dikonsumsi.
2. Belalang
Hampir
sama halnya dengan jangkrik. Dimana di dalam belalang juga mengandung kadar
protein yang sangat berperan bagi tumbuh kembang burung. Selain itu, tidak
sedikit yang beranggapan kalau belalang dinilai memiliki kandungan protein
lebih tinggi dibanding jangkrik. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua jenis
belalang bisa diberikan. Ada beberapa jenis belalang tertentu yang mengandung
racun sehingga bahaya jika dikonsumsi oleh burung.
Sebagaimana
yang telah dimuat dari laman omkicau.com, jenis belalang beracun yang sebaiknya
tidak diberikan adalah yang berwarna hitam, merah atau berbintik. Sedangkan
untuk jenis belalang yang dapat diberikan yaitu yang berwarna hijau. Belalang
hijau bisa kita temukan pada dedaunan hijau khususnya di areal persawahan.
Disamping itu, adapun bagian-bagian yang harus dipotong terlebih dahulu karena
sulit untuk dikonsumsi antara lain bagian kepala, bulu atau sayap dan kaki
belalang.
3. Orong-orong
Jenis
makanan murai batu yang berupa serangga kecil ini tidak jauh berbeda dengan
belalang dan jangkrik, yaitu sama-sama mengandung protein tinggi. Namun khusus
untuk pemberiannya harus lebih berhati-hati. Pasalnya pada bagian kepala
orong-orong terdapat gigi yang cukup tajam. Jika tidak dipotong lebih dulu
sebelum diberikan, maka tidak menutup kemungkinan kalau bisa menggigit
tenggorokan burung. Selain itu, kaki dan bulu atau sayapnya juga harus
disisihkan.
4. Kroto
Memberikan
kroto banyak dipercaya bahwa mampu menjaga atau bahkan meningkatkan suhu panas
tubuh burung. Karena bisa meningkatkan suhu panas, maka ada baiknya jika
pemberian lebih diperhatikan. Kalau hal itu diabaikan dan suhu panas pada tubuh
burung jadi meningkat tidak pada semestinya, tentu hal ini akan cenderung
menimbulkan dampak yang kurang baik.
Suhu
panas yang meningkat tidak semestinya akibat pemberian kroto berlebihan, banyak
diyakini bahwa bisa membuat burung jadi mabung tidak pada waktunya. Selain itu,
over birahi juga termasuk efek kurang bagus yang disebabkan oleh kroto yang
diberikan secara berlebihan. Kedua keadaan kurang mengenakan tersebut, atau
lebih tepatnya mabung tidak pada waktunya dan over birahi juga dapat menjadikan
burung cenderung enggan untuk berkicau.
5. Ulat
Ulat
merupakan pakan murai batu yang memiliki kandungan protein tinggi selain
belalang dan sebagainya. Sedangkan untuk jenisnya yang bisa diberikan antara
lain ulat bambu atau bumbung, kayu, pisang, pohon, ulat hongkong, dll. Khusus
untuk ulat hongkong, karena pemberian yang berlebihan dapat memicu penyakit
katarak, maka sebaiknya lebih diperhatikan.
Berbeda
dengan ulat hongkong yang mana sangat berisiko jika diberikan secara
berlebihan, ulat bambu atau ulat bumbung justru bisa membawa dampak yang lebih
merujuk pada hal-hal baik. Ulat bumbung banyak diberikan oleh para kicau mania
guna menurunkan tingkat birahi terhadap burung yang birahinya terlalu over.
6. Cacing
Tanah
Tidak
hanya burung punglor saja yang gemar mengkonsumsi pakan cacing tanah ini, akan
tetapi burung murai juga begitu meyukainya. Makanan murai batu yang berupa
cacing, sebaiknya selalu diperhatikan kesterilan-nya. Sebelum disajikan supaya
lebih steril cacing bisa dibersihkan dengan cara direndam pada air bersih.
Untuk menghindari hal-hal yang cenderung kurang baik semisal gangguan
pencernaan, maka jangan berikan cacing yang kondisinya sudah tidak segar,
terlebih lagi kalau itu sudah membusuk.
7. Ikan
Guppy
Dibalik
keindahannya ternyata ikan guppy menyimpan kadar protein yang cukup tinggi
sehingga bagus untuk diberikan sebagai makanan tambahan aneka macam jenis
burung berkicau, termasuk cendet begitu juga murai batu. Selain bagus untuk
dikonsumsi karena kandungan protein tinggi dan tulangnya yang lunak, ikan guppy
juga dipercaya mampu menetralisir burung yang sedang berkondisi drop
maupun stres.
8. Voer
atau Poor
Meskipun
bukan termasuk sebagai pakan murai batu alami, akan tetapi makanan murai batu
buatan ini juga sangat bagus untuk diberikan karena kandungan nutrisinya.
Selain protein, di dalam poor juga terdapat mineral dan nutrisi-nutrisi lain
yang belum tentu ada pada makanan murai batu yang berupa alami. Itu sebabnya
agar mampu melengkapi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh burung, maka
alangkah baiknya jika voer selalu tersedia.
Untuk jenis voer yang umum diberikan kepada burung dari genus Copsychus ini ialah yang berkadar protein sedang antara 12-18 %. Diluar itu tidak menutup kemungkinan kalau bisa sesuai untuk diberikan. Namun yang perlu lebih diperhatikan adalah pada pemberian poor yang mana harus konsisten. Jika sering mengganti merk voer beserta kadar protein-nya, hal ini bisa membuat bulu burung jadi tampak cenderung kusam atau pudar.
No comments:
Post a Comment